Sabtu, 23 Mei 2015

Banyak Sekali Suku Bangsa di Indonesia

Indoesia adalah negara kesatuan yang penuh dengan keberagaman. Inilah negara kepulauan terbsar di dunia terdiri dari dari 5 kepulauan besar dan 30 kelompok kepulauan kekcil termasuk ribuan pulau di dalamnya. Kepulauan Indonesai terbentuk dari pegunungan yang membujur dari barat ke timur, dilewati garis khatulistiwa, terletak di antara benua Asia dan Autralia, serta dikelilingi oleh Samudera Hindia dan Pasifik sehingga menempatkan Indonesia dalam wilayah strategis di dunia. 

Dengan ribuan pulau yang membentang sepanjang 5.120 km dari barat ke timur dan 1.888 km dari utara ke selatan, wilayah Indonesia terdiri 30 % daratan, sementara sisanya 70% adalah lautan. Luas daratan Indonesia sendiri sebesar 1.910.000 km2 dan luas lautannya adalah 6.279.000 km2. Pulau-pulau besar dan kecil dengan keragaman budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan, menjadi keunikan tersendiri. Namun Indonesia mampu mepersatukan berbagai keragaman itu sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia "Bhineka Tunggal Ika", yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Kemajemukan ini terjalin dalam satu ikatan Bangsa Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa yang utuh dan berdaulat.

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2010 Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 237.641.326 juta jiwa dlengkapi data suku bangsa yang mencapai 1.128 suku bangsa. Dengan melihat data tersebut, menjadikan negara ini negara dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia juga sebagai negara yang memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di dunia. Dengan jumlah suku bangsa sebanyak itu menjadikan Indonesia memiliki bahasa daerah terbanyak, yaitu 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bayangkan keragaman dan kekayaan budayanya tersebut dapat hidup berdampingan secara harmonis. Meski banyak memiliki bahasa daerah namun bahasa nasionalnya yaitu Bahasa Indonesia mampu menyatukannya tanpa menghilangkan tutur bahasa daerahnya. Orang Indonesia dengan bangga menyebut Negara mereka “Tanah Air Kita”

Berdasarkan pertimbangan besarnya cakupan jenis suku bangsa di Indonesia dan ukuran populasi setiap suku bangsa yang sangat bervariasi, BPS mengelompokkan suku-suku bangsa yang ada di Indonesia secara keseluruhan ke dalam 31 kelompok suku bangsa. Struktur dan komposisi penduduk menurut kelompok suku bangsa secara rinci disajikan pada table di bawah ini.

Jumlah dan Persentase Penduduk Menurut Kelompok Suku Bangsa

Dari tabel tersebut nampak bahwa Suku Jawa yang berasal dari Pulau Jawa merupakan kelompok suku bangsa yang terbesar dengan populasi sebanyak 95,2 juta jiwa atau sekitar 40,2 persen dari populasi penduduk Indonesia. Suku Jawa ini merupakan gabungan dari Suku Jawa, Osing, Tengger, Samin, Bawean/Boyan, Naga, Nagaring dan suku-suku lainnya di Pulau Jawa.
           
Suku bangsa terbesar berikutnya secara berturut-turut adalah Suku Sunda dengan jumlah sebanyak 36,7 juta jiwa (15,5 persen), Suku Batak sebanyak 8,5 juta (3,6 persen) dan Suku asal Sulawesi lainnya sebanyak 7,6 juta jiwa (3,2 persen). Suku Batak mecakup Suku Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak Dairi, Batak Simalungun, Batak Tapanuli, Batak Toba dan Dairi. Sedangkan kelompok suku bangsa asal Sulawesi lainnya merupakan gabungan dari sebanyak 208 jenis suku bangsa asal Sulawesi tidak termasuk Suku Makassar, Bugis, Minahasa dan Gorontalo.
Komposisi penduduk menurut kelompok suku bangsa seperti yang disajikan pada table di atas menunjukkan beberapa fenomena yang menarik. Suku-suku asal Papua yang jumlahnya mencapai lebih dari 466 suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat, populasinya secara keseluruhan hanya berjumlah sebanyak 2,7 juta jiwa (1,14 persen). Dengan jumlah tersebut, suku-suku asal Papua hanya peringkat ke 19 dari 31 kelompok suku bangsa secara keseluruhan. Kondisi serupa juga terlihat pada Suku Dayak yang berasal dari Pulau Kalimantan. Dari Tabel 2 ditunjukkan bahwa Suku Dayak yang mencakup sekitar 268 jenis suku bangsa populasinya pada tahun 2010 hanya sebanyak 3 juta jiwa (1,3 persen) dan berada di peringkat 17 dari 31 kelompok suku bangsa

Sementara itu, Suku Madura yang pada awalnya berasal dari Pulau Madura, pulau kecil di sebelah timur Pulau Jawa, selama beberapa dua dekade terakhir ini menyebar cepat di berbagai wilayah di Indonesia. Selama tahun 2010, populasi Suku Madura mencapai sebanyak 7,18 juta jiwa atau sekitar 3,03 persen  dari populasi penduduk Indonesia dan menempati peringkat ke 5 dari 31 kelompok suku bangsa.

Tabel di atas juga menunjukkan bahwa kelompok suku bangsa di Indonesia yang populasinya paling sedikit berturut-turut adalah Suku Nias dengan jumlah sebanyak 1,04 juta jiwa (0,44 persen), Suku Minahasa sebanyak 1,24 juta jiwa (0,52 persen) dan Suku Gorontalo sebanyak 1,25 juta jiwa (0,53 persen). Suku Minahasa merupakan gabungan dari Suku Bantik, Minahasa, Pasan/Ratahan, Ponosakan, Tombulu, Tonsawang, Tonsea/Tosawang, Tonteboan, Totembuan dan Toulor. Di lain pihak, suku-suku seperti Suku Bantik, Wamesa, Una, Lepo Tau dan Halmahera jumlah populasinya masing-masing kurang dari 10 ribu jiwa.

Yang menarik, suku-suku Papua yang terdiri dari 466 suku, jumlahnya hanya 2.693.630 jiwa atau 1,14 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan etnis Tionghoa jumlahnya sedikit lebih banyak, yaitu 2.832.510 atau 1,2 persen penduduk Indonesia.



1 komentar: